Tiga perusahaan kembali mengumumkan komitmen bebas kandang setelah dialog dengan Sinergia Animal



Setelah dialog dengan Sinergia Animal dan organisasi perlindungan hewan lainnya, jaringan restoran Wok di Kolombia and Sunshine Market, supermarket makanan sehat di Thailand, baru-baru ini mengumumkan kebijakan bebas kandang untuk ayam petelur dalam rantai pasok mereka. Perusahaan makanan di Brazil, Forno de Minas juga telah berkomitmen untuk hanya mengambil produknya dari pemasok yang menjamin untuk tidak menggunakan kandang besi untuk babi yang sedang hami.


Dengan 21 lokasi yang menyajikan makanan Asia di kota Bogotá, jaringan restoran Wok di Kolombia ini, telah menerbitkan kebijakan bebas kandang yang menegaskan bahwa mereka telah menggunakan 100% telur bebas kandang baterai sejak 2012. Komitmen ini merupakan keputusan permanen bagi perusahaan.


Dalam langkah serupa, Sunshine Market, supermarket makanan sehat di Thailand, juga telah mengeluarkan kebijakan bebas kandang baterai. Perusahaan tersebut menyadari bahwa kandang baterai merupakan masalah yang mengkhawatirkan dan telah menggunakan telur bebas kandang baterai sejak mereka mulai beroperasi pada tahun 2013. Setelah dialog bersama dengan Sinergia Animal, perusahaan tersebut telah memutuskan untuk memperluas kebijakan ini untuk mencakup semua produk yang mengandung telur.


Kandang baterai dianggap sebagai salah satu praktik paling kejam dalam industri peternakan. Dalam sistem yang intensif ini, ayam petelur tidak dapat melakukan banyak perilaku alami mereka, seperti melebarkan sayap sepenuhnya, mematuk tanah, dan juga bersarang. Mereka juga mengalami frustasi yang ekstrem karena kurungan yang sangat sempit.


Salah satu dari 100 industri makanan terbesar di Brazil, yang memiliki tiga pabrik di negara tersebut, Forno de Minas juga menerbitkan kebijakan barunya yang menjanjikan larangan penggunaan produk dari pemasok yang mengurung babi yang sedang hamil dalam kandang besi. Transisi ini akan sepenuhnya selesai pada tahun 2029.


Di Brazil, sebagian besar peternakan masih menggunakan kandang besi, yang mengurung Ibu babi dalam kurungan dan isolasi yang ekstrim selama periode kehamilan mereka—3 hingga 4 bulan— yang membuat mereka bahkan tidak bisa membalikkan badan. Babi diinseminasi buatan sekitar 3 kali setahun, yang berarti bahwa hewan-hewan ini menghabiskan hampir seluruh hidup mereka di dalam kurungan besi extrim dan terisolasi.


Sinergia Animal menggunakan dialog, negosiasi, dan kampanye kesadaran untuk mendorong perusahaan-perusahaan makanan untuk mengadopsi kebijakan bebas kandang dalam rantai pasok mereka.


Ini merupakan sebuah kemajuan besar yang akan berdampak pada kehidupan ribuan hewan di tiga negara! Kurung dalam kandang dapat menyebabkan ayam dan babi menderita dan juga menyebabkan frustrasi yang luar biasa sepanjang hidup mereka.