Gerakan bebas kandang terus berkembang di Asia dan Amerika Latin



Dua perusahaan baru-baru ini mengumumkan komitmen untuk melarang penggunaan telur dari sistem kandang baterai dalam rantai pasokan mereka setelah dialog dengan Sinergia Animal dan organisasi perlindungan hewan lainnya. Baik perusahaan Chili, Buffalo Waffles dan Hokkaido Baby di Indonesia telah merilis kebijakan bebas kandang 100% untuk diterapkan di semua lokasi di negara masing-masing.


Dengan empat puluh cabang di seluruh Chili, Buffalo Waffles telah berkomitmen untuk memasok 100% telurnya dari pemasok bebas kandang. Menurut kebijakan yang diterbitkan perusahaan, tujuannya adalah untuk "membantu transisi industri peternakan di negara tersebut ke metode produksi yang lebih welas asih". Buffalo Waffles akan menyelesaikan transisi rantai pasoknya dari sistem bebas kandang baterai sepenuhnya pada Februari 2022.


Dengan langkah serupa, toko roti dan dessert Franco-Jepang di Indonesia Hokkaido Baby juga telah merilis kebijakan bebas kandang untuk empat lokasinya di ibu kota Indonesia, Jakarta. Didirikan pada tahun 2016, menu toko roti ini menawarkan makanan penutup Prancis-Jepang yang tidak umum ditemukan di Indonesia. Perusahaan tersebut akan menyelesaikan transisinya ke operasi bebas kandang sepenuhnya pada tahun 2023.

Hal ini adalah kemajuan besar yang akan berdampak pada kehidupan ribuan ayam di Chili dan Indonesia. Pengurungan di kandang dapat menyebabkan ayam menderita dan frustrasi yang luar biasa sepanjang hidup mereka.


Kandang baterai dianggap sebagai salah satu praktik industri peternakan paling kejam. Dalam sistem ini, ayam menghabiskan seluruh hidup mereka di kandang kawat yang sempit. Setiap ayam memiliki ruang yang lebih kecil dari selembar kertas A4, di mana mereka tidak dapat melakukan banyak perilaku alami mereka


Sinergia Animal menggunakan dialog, negosiasi, dan kampanye publik untuk mendorong perusahaan-perusahaan makanan besar mengadopsi kebijakan bebas kandang dalam rantai pasokan mereka.