Sinergia Animal Bergabung dengan Koalisi Peduli Iklim untuk Mengubah Sistem Pangan

December 14, 2019

Sinergia Animal sekarang telah bergabung menjadi bagian dari koalisi organisasi masyarakat sipil, yang tergabung dengan tujuan mengubah sistem pangan untuk mengurangi dampak perubahan iklim. Kelompok ini, yang disebut 50by40, terdiri dari organisasi yang fokus pada beberapa bidang berbeda, seperti kesehatan, perubahan iklim, keanekaragaman hayati, kepemudaan, agama dan kepercayaan, kesejahteraan hewan, organisasi akar rumput, dan keadilan sosial.

 

  

Berbagai organisasi ini dikumpulkan oleh lebih dari 50 ilmuwan terkemuka dunia, yang telah menyerukan agar negara-negara berpenghasilan menengah ke atas mengurangi produksi ternaknya. Upaya ini diperjuangkan oleh Dr. Helen Harwatt, Pegiat Kebijakan Pangan & Iklim dari Program Hukum & Kebijakan Hewan, Harvard Law School.

 

Melalui inisiatif ini, kami meminta negara untuk berpartisipasi dengan cara:

  • menyatakan jangka waktu untuk 'puncak hewan ternak'–sebuah komitmen untuk membatasi angka puncak populasi hewan ternak dari masing-masing spesies

  • mengidentifikasi penghasil emisi terbesar dan menetapkan target untuk menguranginya

  • diversifikasi produksi pangan dengan mengganti ternak dengan bahan pangan yang ramah kesehatan dan jejak karbon, seperti: kacang-kacangan, buah-buahan, sayuran, polong-polongan, dan biji-bijian

  • kembalikan vegetasi alami pada lahan yang tidak diolah untuk meminimalkan emisi


Ada apa dengan peternakan hewan?

 

Peternakan hewan bertanggung jawab atas sekitar 14,5% hingga 18% dari semua emisi gas rumah kaca yang disebabkan oleh manusia. Selain itu, pola makan berbasis produk hewani secara langsung berkaitan dengan masalah serius lainnya, seperti meningkatnya kekurangan gizi dan kebiasaan makan yang tidak sehat; hutan primer yang dipangkas dengan laju yang mengkhawatirkan; dan terganggunya sistem tanah, darat, udara dan air.

 

Aliansi ini muncul pada momen penting dari sejarah planet ini: pada tahun 2018, kita dihadapkan pada konsentrasi gas rumah kaca terbesar yang pernah tercatat, menurut Organisasi Meteorologi Dunia PBB. Jika kita tidak menyatukan upaya untuk menuju sistem pangan yang lebih berkelanjutan, sehat, dan berwelas asih–di mana produk hewani seperti daging dan susu disubstitusi dengan protein nabati, kemungkinan besar tidak akan mungkin untuk menghentikan perubahan iklim dari bencana besar-besaran yang menantinya.

 

Untuk mendukung inisiatif ini dan meningkatkan potensi kerja kami untuk lingkungan, Anda dapat memberikan donasi kepada kami. Dan jika Anda juga ingin memulai pola makan ramah lingkungan yang saat ini sangat dibutuhkan oleh bumi, klik di sini dan biarkan kami membantu Anda.

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Please reload